Recent Posts

Sosialisasi Dampak Penggunaan Antibiotik Growth Promotor (AGP) oleh Pusat Kajian Tropical Poultry Research and Technology

Berdasarkan Permentan Nomor 14 tahun 2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan, penggunaan AGP sebagai pakan pada ternak dilarang.Akan tetapi untuk menghentikan penggunaan antibiotik di dunia peternakan masih sulit dilakukan.Hal ini dikarenakan oleh kurangnya sosialisasi yang dilakukan dan peternak beranggapan belum ada solusi untuk mengganti AGP yang […]

Penyuluhan Teknis Penetasan Telur Ayam Joper di Koperasi Wahyu kencana Blitar

Pada tanggal 13 Januari 2018 anggota pusat studi Tropical Poultry Research and Technology melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang kedua kali di koperasi wahyu kencana Blitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertemakan tentang “penyuluhan teknis penetasan untuk aplikasi telur tetas ayam joper bagi anggota koperasi wahyu […]

Monev Internal Pusat Kajian di Fakultas Peternakan

Monev Internal Pusat Kajian di Fakultas Peternakan

Tim pusat kajian telah mengikuti rangkaian monev internal yang dilaksanakan di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya pada hari Senin, 27 November 2017 kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh semua anggota pusat kajian Tropical Poultry Production and Technology. Assesor yang hadir adalah Prof.Dr.Ir. Hartutik, M.P. dan Dr.dr. Setyawati Soeharto K., M.Kes.

Presentase capaian target pada setiap indikator di tahun 2017 ini sebagian besar telah mencapai 100% bahkan beberapa indikator mampu melebihi target 2017. Indikator tersebut meliputi, Pertama, keterlibatan tiga mahasiswa S2 dalam pusat kajian dimana dalam target hanya 1 orang mahasiswa. Kedua, publikasi jurnal internasional bereputasi mampu mencapai 6 jurnal dimana dalam target 2017 hanya 2 jurnal. Ketiga, diseminasi hasil penelitian dalam seminar internasional dalam negeri dalam target 2017 sejumlah 4 hasil penelitian namun pusat kajian mampu melakukan diseminasi hasl penelitian sejumlah 10 hasil penelitian. Keempat, tim pusat kajian mampu melakukan kerjasama dengan dua perusahaan dalam negeri dimana indikator ini tidak ada dalam target 2017. Kelima, capaian publikasi jurnal nasional bereputasi sejumlah 2 jurnal dimana indikator ini tidak ada dalam target 2017. Keenam, salah satu anggota pusat kajian berhasil diundang sebagai invited speaker dalam seminar internasional.
Indikator lain seperti kesesuaian manajemen pusat kajian dengan AIM, pembuatan website, pembuatan manual prosedur, kerjasama dengan luar negeri, presentase serapan fisik dan dana telah mampu mencapai angka 100% dalam arti target tersebut telah dilaksanakan dengan baik dan benar oleh tim pusat kajian. Indikator diseminasi hasil penelitian dalam smeinar internasional di luar negeri masih tercapai 50%. Sedangkan pada beberapa indikator capaian yang belum dikerjakan oleh tim pusat kajian seperti kekayaan intelektual, buku ber ISBN, diseminasi hasil penelitian dalam seminar nasional, pengajuan judul penelitian dalam rangka kerjasama internasional dan nasional, dana yang diperoleh dari hibah kompetitif nasional dan internasional serta dana dan judul yang diperoleh dari hibah kompetitif UB. (Fida).